//
you're reading...
Sekedar Info, Info Sekedarnya

My first Malaysian backpacker visit #2

Males juga sih ngapdet soal pengalaman pertama saya backpacker-an di Malay considering permasalahan tengil si Malay yg mau ngutak-atik perbatasan Indonesia-Malaysia di kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Tapi atas nama profesionalisme penulis abal-abal macam saya ini, maka dengan berat hati saya bakalan meneruskan postingan sebelumnya.

As I said previously, postingan kedua ini lebih ke catatan perjalan saya ke Bukit Bintang, yang menurut saya sih, persis kawasan SCBD di Jakarta. Nah, how did I get there?

1. My Hotel letaknya emang strategis yah, jadi di dekat situ ada stasiun RapidKL alias monorail.Biaya satu kali perjalanan antara 1.2 ringgit – 2.2 ringgit. Much cheaper daripada naik taksi :p

2. Biaya ke Bukit Bintang kalo gak salah RM 1.2 gitu deh, lupa juga. Pokoknya kita emang harus ke sana dulu, karena salah satu temen dan suaminya menginap disana (ceritanya mau jalan barengan).

3. Di Bukit Bintang saya dan temen yang lainnya berkesempatan nge-mal yang terletak persis di depan hotel temen yang tadi. Karena kita itungannya turis (ehem :D ) kita diminta bikin semacam kartu customer gitu. Cukup nunjukin paspor ke pegawai customer servicenya. Nah, previlige yang didapatkan adalah dapat tambahan diskon turis sebesar 15%. Lumayan lah. Barang yang tadinya seharga Rp 100.000 jadi sekitar 75.000. Di sini saya gak makan yang neko-neko. Balik lagi makan A&W. Since govt tax di sana cuma 6%, harga curly fries jauh di bawah harga Jakarta. Lupa sih abisnya berapa, tapi yg pasti saya kenyang jg walaupun gak pake nasi(susah deh perut Indonesia mah)  :p

4. Di Bukit Bintang saya dan tiga orang lainnya itu pergi ke Pasar Seni – Central Market (di daerah Puduraya kalo gak salah). Inget ya, tempatnya itu berbentuk gedung dan bukan di emperan Di sinilah tempatnya kalo mau beli souvenir murah. 6 renceng gantungan kunci seharga 6 ringgit saja :D .  Jangan lupa buat minta diskon. Waktu itu saya lumayan dikorting sampe setengah harga lebih. SPG-nya juga dari Jawa Timur (ternyata orang2 sini juga) -__-”

4. Malamnya, saya berdua dengan teman saya kekeuh sumekeuh ke Menara Petronas lagi (ini tempatnya di Bukit Nanas), 2 stasiun jaraknya sebelum Bukit Bintang (kalo kita dari KL Sentral). Dengan barang belanjaan dari Central Market, saya nekat pergi ke depan Petronas (siangnya sih udah, tapi asli deh kagak keliatan muka kite). Maka hal yang diinginkan didapatkan! Yippieee! E-K-S-I-S bok. :P

Here go the documentations:

Day 2 At Bukit Bintang area

Siluet Siang Hari di Depan Twin Tower Petronas

Maap, numpang masang foto :D

Akhirnya, punya foto ini juga :D

Nite View

Gegayaan di Bukit Bintang. Harusnya hasilnya okeh nih, sayang fotografernya abal-abal juga :p.

Nite Life :)

That’s a wrap for today! Next post will be my third day dan itu ngerasain suasana Melaka. Denger-denger sih, nanti mau dibuat jembatan antara Melaka-Riau. Kejadian gak yah? We’ll see it later. :)

Tentang cocoastari

love to write, love to watch the world, love to live!

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 

Oktober 2011
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
Daisypath Anniversary tickers

archives

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.